You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Personel Gabungan Bersihkan Saluran Pintu Air Empang di Pulau Lancang
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Bersihkan Saluran Pintu Air Empang di Pulau Lancang

Sebanyak 100 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan kerja bakti membersihkan saluran pintu air empang di RT 03/03 Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.

"Tertutup endapan pasir dan sampah"

Kerja bakti tersebut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas Penyediaan Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) seperti, Pasukan Oranye, Pasukan Biru, serta personel Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

Sekretaris Kelurahan Pulau Pari, Reonata Wijaya mengatakan, kerja bakti dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga karena kondisi air empang di RW 03 tampak kotor dan berubah warna menjadi hijau.

Delapan Pasukan Biru Kuras Saluran Jalan Kebon Pala 3

"Kami melihat air di empang berubah warna, biasanya warna biru ini menjadi hijau pekat seperti lumut. Setelah diperiksa, ternyata pintu air ini tertutup endapan pasir dan sampah akibat rob beberapa hari lalu," ujarnya, Rabu (4/6).

Ia menjelaskan, saluran tersebut mempunyai panjang 200 meter, dengan lebar 1,2 meter dan ketinggian satu meter. Sementara, saluran yang tertimbun pasir dan sampah panjangnya 30 meter dan berketinggian 80 sentimeter.

"Kami langsung bergerak cepat membersihkan saluran dari pagi dan ditargetkan hari ini selesai. Mereka kerja bakti dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul hingga sekop," terangnya

Menurutnya, kerja bakti ini meliputi pengerukan pasir dan sampah dari saluran, serta penataan dan penanaman pohon lindung di pesisir pantai. Pasir yang berhasil diangkut akan dibuang ke area pantai sekitarnya, sementara sampah dibuang ke TPS.

"Saat ini sudah mulai bersih, bahkan air empang sudah terlihat mulai mengalir ke laut. Terima kasih kepada semua personel, semoga tidak ada lagi sumbatan dari pasir maupun sebagainya," ungkapnya

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Lancang, Iskandar (48) mengapresiasi kerja bakti tersebut. Sebab, apabila tidak segera dibersihkan, maka sirkulasi empang tidak berjalan dan akan muncul bau tak sedap.

"Terima kasih sudah melakukan penahanan segera. Setelah dibersihkan, aliran air berjalan optimal dan empang kembali bersih," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1190 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye983 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close