You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tak Respon Qlue, Lurah & Camat Bakal Dicopot
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Tak Respon Qlue, Lurah & Camat Bakal Dicopot

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mememberikan peringatan keras kepada lurah dan camat untuk segera merespon serta menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui aplikasi Qlue. Ancaman ini terkait masih rendahnya respon jajarannya dalam menanggapi keluhan masyarakat.

Kalau masih ada yang tidak tanggap, kita ganti aja

"Saya minta camat dan lurah agar segera merespon keluhan masyarakat. Kalau masih ada yang tidak tanggap, kita ganti aja," kata Tri, Sabtu (22/8).

Respon Qlue Paseban Tertinggi di Jakpus

Lebih lanjut, Tri mengimbau lurah dan camat agar rutin mengecek Qlue. Sebab melalui aplikasi ini terlihat seluruh pengaduan masyarakat. Dan untuk memudahkan komunikasi, pihaknya membuat grup yang berisi lurah dan camat. 

"Saya sering lakukan sosialisasi dan kalau masih ada yang gaptek (gagap teknologi) ya kita ajarin dan kami mau yang tadi rendah, jadi tinggi," ujar Tri. 

Seperti diketahui,  Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai Pemkot Administrasi Jakarta Selatan dan Jakarta Barat kurang aktif dalam menanggapi keluhan warganya. Ini dapat terdeteksi dari respon yang diberikan terhadap laporan atau pengaduan warga dalam aplikasi Qlue dari Smart City.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati