You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 200 Anggota KPPD Ikuti Diklat Perkoperasian
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

200 Anggota KPPD Ikut Diklat Perkoperasian

Sebanyak 200 orang anggota Koperasi Pegawai Pemerintah Daerah (KPPD) DKI Jakarta, mengikuti pendidikan pelatihan perkoperasian 2025 di Royal Safari Garden Hotel and Cottage, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

"Diklat ini merupakan kewajiban dalam rangka menyiapkan kader-kader calon pengurus," 

Kegiatan yang bertema 'Melalui Diklat Perkoperasian Kita Tumbuh Kembangkan Kesadaran Anggota untuk Mewujudkan Koperasi Sehat, Mandiri dan Berkelanjutan', dilaksanakan mulai Jumat (18/7) hingga Minggu (20/7) mendatang.

Ketua KPPD DKI Jakarta, Sutrasno menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari AD/ART serta Keputusan Rapat Anggota mengenai anggaran dan program kerja KPPD DKI Jakarta. Sehingga Diklat bagi anggota menjadi sebuah kewajiban.

RAT KPPD DKI Tahun 2024 Catatkan Keuntungan Rp8,623 Miliar

"Dalam AD/ART, penyelenggaraan Diklat ini merupakan kewajiban dalam rangka menyiapkan kader-kader calon pengurus," katanya, Jumat (18/7).

Dijelaskan Sutrasno, kegiatan ini diikuti 200 anggota KPPD yang baru bergabung. Selama tiga hari pelatihan mereka akan mengikuti berbagai macam materi dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.

Dilanjutkan Sutrasno, berbagai materi pelatihan yang diberikan diantaranya, mengenai hak dan kewajiban anggota, pengelolaan keuangan dan investasi serta update koperasi KPPD DKI Jakarta.

Kemudian, mereka juga akan dibekali mengenai materi terkait pengantar struktur organisasi koperasi, service excellent bagi anggota koperasi, rapat anggota tahunan dan partisipasi anggota serta tranformasi digitalisasi koperasi. Sebagai pamungkas, peserta akan disuguhkan materi evaluasi kegiatan.

Diharapkan, materi terakhir akan menstimulus peserta melakukan dialog bersama pengurus serta narasumber agar akhirnya bisa berperan aktif dalam pengembangan koperasi.

"Kami berharap kegiatan akan menciptakan calon-calon pemimpin dan pengurus koperasi yang kompeten di masa akan datang," tegasnya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung kemajuan koperasi.

Disebutkannya, berbagai dukungan yang telah diimplementasikan seperti program pelatihan, pendampingan, akses pembiayaan dan digitalisasi.

Diyakini Eli, koperasi yang sehat adalah koperasi yang mampu adaptatif terhadap perkembangan zaman. Agar dapat adaptatif dan tumbuh menjadi Koperasi yang sehat, Eli juga menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan dukungan dari seluruh anggota.

Karena itu, Ia berharap Diklat ini bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman anggota untuk menjaga keberlangsungan koperasi. 

Tidak hanya bermanfaat bagi anggota dan pengurus KPPD, Eli optimitis pengembangan koperasi bisa berperan memperkuat pilar ekonomi kerakyatan

"Saya harap peserta tidak hanya memperoleh kemampuan teknis. Tapi Diklat ini juga bisa membuat anggota memahami prinsip koperasi, seperti saling percaya dan gotong royong," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye7033 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1781 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1144 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1138 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1020 personFakhrizal Fakhri