You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengurasan Saluran Air di Depan SMKN 64 Rampung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengerukan Saluran Air di Jalan Kapuk Rampung

Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur berhasil menyelesaikan pengerukan saluran air di Jalan Kapuk, RT 09/03, Kelurahan Bambu Apus, tepat di depan SMKN 64.

"Kondisi saluran penuh sedimen lumpur dan sampah"

Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung, Dian Kartika mengatakan,

pengerukan saluran air dilakukan sepanjang sekitar 10 meter dengan mengerjakan delapan personel Pasukan Biru.

Saluran Air Jalan Raya Cilangkap Dikuras

"Kondisi saluran penuh sedimen lumpur dan sampah dengan ketebalan sekitar 50 sentimeter. Sehingga, jika dibiarkan dikhawatirkan akan memicu timbulnya genangan saat hujan," ujarnya, Jumat (25/7).

Menurutnya, sebanyak sekitar tiga kubik atau 179 karung berisi sedimen lumpur dan sampah berhasil dibersihkan dari saluran.

"Pengerukan dimulai sejak 23 Juli 2025 dan rampung kemarin," terangnya.

Ia menambahkan, selain pengerukan saluran, di lokasi juga dilakukan perbaikan dudukan dan penutup saluran air yang rusak.

"Semoga upaya yang kami lakukan ini akan efektif mencegah terjadinya genangan," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Sulaeman (42) menyampaikan apresiasi dan terima kasih dengan terselesaikannya pengerukan dan perbaikan penutup saluran tersebut.

"Pengerukan ini penting agar daya tampung saluran semakin optimal untuk mencegah genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye926 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati