Kelurahan Rawa Terate Langsung Distribusikan KPDJ ke Rumah Warga
Jajaran Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (14/8), langsung mendistribuksikan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) ke rumah warga penerima manfaat.
"Seluruhnya terdistribusi dengan baik dan diterima langsung yang bersangkutan,"
Sekretaris Kelurahan Rawa Terate, Daniel Wisnu Parulian mengatakan, dirinya langsung menyerahkan KPDJ kepada dua warga penerima manfaat di wilayah RW 06, tiga warga di RW 01dan dua warga di RW 02.
Menurut Daniel, layanan jemput bola dilakukan karena yang bersangkutan tidak bisa jalan sendiri ke kantor kelurahan, untuk mengambilnya. Padahal syarat pengambilan KPDJ maupun Kartu Anak Jakarta (KAJ) harus dilakukan langsung oleh yang bersangkutan.
Serahkan Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar, Pramono: Jangan untuk Judol"Pengambilan kartu tersebut juga tidak boleh diwakilkan walau ada surat kuasa. Karena ada dokumen Bank Jakarta yang harus ditandatangani dan pengaktifan nomor PIN pada kartu yang diberikan," ujarnya.
Disebutkan, selain memberikan layanan jemput bola pihaknya juga memberikan layanan di kantor kelurahan pada hari ini. Tercatat jumlah KAJ yang didistribusikan hari ini sebanyak 57 kartu. Kemudian distribusi KPDJ sebanyak 23 kartu.
"Seluruhnya terdistribusi dengan baik dan diterima langsung yang bersangkutan,"tuturnya.
Diketahui walau kartu telah diterima namun uang bantuan tidak bisa dicairkan langsung. Karena masih menunggu 14 hari kerja, dana bantuan baru masuk. Nominalnya Rp 600 ribu karena dirapel dua bulan, Agustus dan September. Berikutnya pencairan dilakukan per bulan Rp 300 ribu.
Sairoh (75), salah seorang penerima KPDJ mengaku sangat senang dan terbantu karena kartu tersebut langsung diantarkan ke rumahnya. Kartu ini sangat membantu karena nantinya akan ada bantuan sosial yang dikirim melalui kartu tersebut.
Ini untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Setiap hari ia hanya di kasur karena mengalami stroke dan lumpuh
"Terimakasih banyak sudah diantarkan langsung ke rumah kartunya. Karena memang tidak bisa jalan lagi, setiap hari di kasur," pungkasnya.