You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Nilai Tukar Rupiah Tak Berdampak ke Pemerintahan di DKI
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Nilai Tukar Rupiah Tak Berdampak ke Pemerintahan di DKI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai, merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika (AS) yang mencapai Rp 14 ribu tidak terlalu berdampak terhadap sistem pemerintahan di Provinsi DKI Jakarta.  

Kalau kita kan nggak ada hutang kepada luar negeri. Jadi nggak ada efek buat kita di DKI


"Ya, sebenarnya sistem berdampak kalau kita pakai ke luar negeri. Kalau kita kan nggak ada hutang kepada luar negeri. Jadi nggak ada efek buat kita di DKI," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu (26/8).

Dikatakan Basuki, kenaikan dolar AS dengan nilai tukar rupiah di Pemprov DKI kemungkinan hanya terasa dalam pembelian mobil dinas. Namun, kondisi seperti itu pun bakal terjadi apabila kondisi nilai rupiah masih tetap melemah.

Pertumbuhan Ekonomi DKI Masih Stabil

‎"Paling beli mobil lebih mahal sedikit," ucapnya.

‎Terkait persoalan ini, Basuki mengaku tidak berencana memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo. Alasannya, orang nomor satu di Indonesia itu telah memiliki banyak penasehat yang lebih kompeten dalam memberikan masukan.

"Beri masukan ke Pak Jokowi enggak lah. Beliau kan penasehatnya banyak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29476 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2213 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1071 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri