You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Pramono saat launching pembangunan RS Royal Batavia Cakung
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Penamaan RS Royal Batavia Cakung Bawa Memori Sejarah Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menilai, penamaan Rumah Sakit (RS) Royal Batavia Cakung tepat untuk mengenang perjalanan Jakarta yang akan memasuki usia lima abad.

"Kata Batavia akan mengingatkan tentang Jakarta,"

Menurutnya, penyematan kata Batavia membawa memori tentang sejarah kota Jakarta.

“Saya pikir dengan ada kata Batavia akan mengingatkan tentang Jakarta. Bagi Jakarta lima abad, enggak ada masalah,” ujarnya, Kamis (28/8).

Legislator Dukung Pembangunan RS Royal Batavia Cakung Bertaraf Internasional

Khoirudin juga tidak mempermasalahkan rencana perubahan sejumlah nama RSUD di Jakarta yang akan berganti menjadi RS internasional. Baginya, yang terpenting adalah peningkatan mutu layanan kesehatan.

“Kalau nama bukan esensi, yang penting pelayanannya. Semua warga Jakarta yang ber-KTP DKI wajib dilayani,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa layanan kesehatan adalah hak masyarakat yang sudah membayar pajak, sehingga tidak boleh dipersulit.

Lebih jauh, Khoirudin berharap perubahan nama RSUD sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Ganti nama mestinya diikuti dengan pelayanan yang lebih mudah dan lebih bagus,” tandasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan RS Royal Batavia Cakung telah dimulai melalui sejumlah tahapan, mulai dari feasibility study, penyusunan dokumen perencanaan, kajian layanan unggulan, hingga percepatan persiapan pembangunan di 2025. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2027.

RS Royal Batavia dirancang berdiri di atas lahan seluas 49.985 meter persegi, terdiri dari 13 lantai dan dua basement. Rumah sakit ini akan menjadi RS milik Pemprov DKI pertama yang berstandar internasional dan dilengkapi peralatan medis modern.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6880 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6373 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1455 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1438 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1353 personAldi Geri Lumban Tobing