You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinsos DKI menggelar pertemuan dalam rangka penyusunan naskah akademik Raperda lansia
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dinsos DKI Serap Aspirasi Susun Raperda Lansia

Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DKI Jakarta menggelar pertemuan dengan perwakilan lansia di lima wilayah kota administrasi dalam rangka penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lansia.

"merumuskan alternatif solusi dan prioritas program,"

Pertemuan tersebut dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi penggiat lansia, Adhi Santika, yang saat ini juga menjadi Tim Penyusun Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Kesejahteraan Sosial.

144 Warga Cempaka Putih Barat Diverifikasi Masuk Penerima Bansos

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lansia dari beragam usia baik yang tergabung dalam komunitas lansia maupun secara perorangan; keluarga pendamping lansia; tokoh masyarakat atau pengurus RT/RW; dan petugas kesehatan (Puskesmas, Posyandu Lansia).

Pertemuan ini mendiskusikan aspek-aspek yang akan dituangkan dalam naskah akademik. Nantinya, naskah akademik tersebut akan dijadikan dasar dalam pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lansia.

Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dewi Aryati Ningrum mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaring aspirasi dan pengalaman langsung dari perwakilan lansia di Jakarta.

“Melalui forum ini kami bersama akan menghimpun data dan informasi tentang berbagai permasalahan yang dihadapi lansia serta merumuskan alternatif solusi dan prioritas program sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan lansia," ujarnya, Selasa (23/9).

Hal senada juga disampaikan Adhi Santika. Ia menyampaikan, penyusunan naskah akademik ini untuk menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi terhadap arah, perspektif, ruang lingkup serta muatan materi yang akan diatur dalam peraturan daerah tentang lansia.

Adhi menjelaskan, pihaknya telah melakukan mengidentifikasi dan menghimpun permasalahan yang dihadapi oleh para lansia di Jakarta, di antaranya mengenai ekonomi, karena banyak lansia tetap bekerja karena kebutuhan finansial.

Selain itu, bantuan sosial yang dinilai belum merata, akses layanan kesehatan yang terbatas, prasarana dan sarana fasilitas umum yang kurang ramah lansia, serta terbatasnya pendidikan dan social support yang memadai untuk lansia.

Ia berharap, melalui pertemuan ini, naskah akademik yang disusun dapat menjadi dasar pondasi kuat untuk materi muatan Rancangan Peraturan Daerah tentang Lansia agar dapat menjadi peraturan daerah yang dapat mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan warga masyarakat.

“Termasuk lembaga-lembaga yang nantinya akan terlibat langsung dalam pelaksanaan peraturan daerah, sehingga bisa lebih implementatif dan dapat ditegakkan sesuai kebutuhan dan aturan yang ditetapkan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4660 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1138 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1088 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye990 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye871 personAnita Karyati