You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sosialisasi pencegahan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

250 Peserta Ikuti Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah

Sebanyak 250 peserta dari Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan mengikuti sosialisasi Pencegahan Tindakan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di ‎Lingkungan Satuan Pendidikan. 

"Perlindungan anak"

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, kasus pengaduan terkait kekerasan dan pelecehan anak di sekolah menjadi perhatian serius, terlebih sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kewajiban memberikan keteladanan bagi peserta didik.

‎"Guru harus memberikan keteladanan yang baik. Jangan sampai murid menjadi trauma, kehilangan semangat belajar, bahkan enggan bersekolah," ujarnya, saat membuka acara di Ruang Gelatik Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (2/10).

Pemkot Jakpus Perkuat Sinergi Perlindungan Khusus Anak

Anwar berharap, para narasumber yang hadir dalam acara ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai ketentuan hukum, sanksi, dan langkah pencegahan, agar para guru dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi peserta didik dari hal negatif, khususnya di sekolah. 

‎"Perlu saya ingatkan juga bahwa perlindungan anak bukan hanya tugas pemerintah ataupun guru, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan masyarakat," terangnya.

‎Sementara itu, Inspektur Pembantu Wilayah Kota Jakarta Selatan, Nirwan Nawawi menjelaskan, acara hari ini diikuti oleh 250 peserta dari tim TPPK sekolah jenjang SD, SMP, SMA, dan sederajat.

‎"Sebelumnya juga pernah dilakukan pada Agustus lalu yang juga diikuti oleh 250 peserta dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan," bebernya.

‎Nirwan menginginkan, sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman dan komitmen yang baik bagi tim TPPK, sehingga nantinya akan tercipta lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan ramah anak. 

‎"Kalau lingkungannya aman dan nyaman, tentunya sangat mudah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga menjadi generasi yang memiliki integritas, kreatif, serta inovatif sebagai calon generasi emas yang akan membawa Jakarta ke masa depan yang lebih cerah," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6387 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1463 personDessy Suciati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1451 personTiyo Surya Sakti
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1362 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

    access_time10-03-2026 remove_red_eye1026 personAldi Geri Lumban Tobing