You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas PPSU mengangkut sampah
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Wali Kota dan Pasukan Oranye Diminta Aktif Jaga Kebersihan Fasilitas Publik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta para wali kota dan pasukan oranye agar lebih aktif dan memiliki inisiatif tinggi dalam menjaga kebersihan fasilitas publik.

"Membersihkan tempat-tempat yang menjadi fasilitas publik,"

"Saya, termasuk sebentar lagi akan meminta semua wali kota, termasuk pasukan oranye itu untuk selalu mempunyai sense membersihkan tempat-tempat yang menjadi fasilitas publik," ujar Pramono, di Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Senin (13/10).

Pramono juga menyoroti perlunya penertiban benda-benda yang mengganggu kebersihan dan keindahan kota, seperti spanduk dan baliho yang sudah lama dan berserakan di fasilitas publik seperti taman.

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Kini Lebih Tertata dan Siap Digunakan

"Contohnya di taman-taman itu banyak sekali, contoh saja ini spanduk yang sudah tahunan enggak dibersihin. Nah, yang seperti-seperti ini enggak boleh terjadi. Jadi, hal-hal kecil mulai kita atur di lapangan, termasuk spanduk, baliho, dan sebagainya yang mengganggu, yang tidak produktif, yang sudah terlalu lama," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pramono juga mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta yang menghadirkan inovasi layanan pengangkutan sampah berukuran besar atau bulky waste dengan sistem lebih mudah dan transparan.

Layanan ini dapat diakses oleh warga secara gratis dan mudah melalui platform digital di laman lingkunganhidup.jakarta.go.id/bulky/lacak.

Dengan mengakses platform tersebut, warga dapat mengajukan permohonan penjemputan sekaligus melacak status pengangkutan layaknya layanan pengiriman di marketplace.

Selain layanan pengangkutan sampah bulky waste, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga memiliki layanan Penjemputan Sampah Elektronik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, inovasi ini bertujuan membantu warga Jakarta membuang barang-barang besar yang sudah tidak terpakai secara tepat dan bertanggung jawab, seperti kasur, sofa, meja, lemari, hingga peralatan rumah tangga lainnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39497 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3422 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1704 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1552 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1316 personDessy Suciati