You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga RW 02 Ikuti Musyawarah Ganti Kerugian Pengadaan Lahan Tol Dalam Kota
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Sunter Jaya Ikuti Musyawarah Pembayaran Lahan untuk Tol Dalam Kota

Sebanyak 95 warga di RW 02, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengikuti musyawarah penetapan bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Ruas Sunter-Pulo Gebang.

"Sesuai dengan harapan warga"

Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma mengatakan, musyawarah ini diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Acara dibagi menjadi dua sesi, pertama berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WIB. Sementara, untuk sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 12.00-16.00 WIB.

Penetapan Lokasi Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Disiapkan

"Berdasarkan pendataan awal, ada 96 KK warga RW 02, Kelurahan Sunter Jaya yang lahannya akan digunakan," ujarnya, di Kantor Sekretariat RW 02, Kelurahan Sunter Jaya, Kamis (6/11).

Eka menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam upaya penyelesaian pengadaan tanah, guna memastikan pembangunan jalan tol dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap memperhatikan hak-hak warga terdampak.

"Pihak penyelenggara menyampaikan nominal ganti kerugian yang akan diterima oleh masing-masing warga terdampak," terangnya.

Melalui musyawarah ini, Eka berharap proses ganti kerugian pengadaan lahan ini dapat berjalan lancar, pemerintah juga akan terus memastikan proyek ini berlangsung secara transparan dan adil.

"Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sesuai keinginan warga. Semua pihak juga dapat bersinergi untuk pembangunan ini," harapnya.

Legislator Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ida Mahmudah menjelaskan, musyawarah bersama ini berjalan dengan lancar, meskipun ada warga yang setuju dan tidak setuju.

"Alhamdulillah, hari ini khususnya di RW 02 sudah bertemu langsung dengan pihak ATR/BPN. Ada warga yang setuju dan kecewa. Kecewanya karena rumah yang sudah dianggap bagus dan nyaman namun dipergunakan untuk proyek tersebut," tegasnya.

Ida menilai wilayah Sunter Jaya merupakan kawasan yang strategis, bebas banjir, bahkan banyak sekolah internasional. Untuk itu, diharapkan BPN dapat mengkaji kembali terkait nilai lahan di wilayah tersebut.

"Saya harap pihak BPN ini dapat mengganti dengan nilai lebih dan sesuai dengan harapan warga karena kita tahu dari operasional jalan tol ini nantinya pasti ada keuntungan," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga RT 01/02, Kelurahan Sunter Jaya, Samuji menyampaikan apresiasi dengan adanya musyawarah tersebut.

Ia menuturkan, lahan rumahnya yang akan digunakan untuk pembangunan jalan tol ini seluas 65 meter persegi.

"Bagus ada musyawarah seperti ini dan artinya pemerintah terbuka. Kami diberikan waktu 14 hari untuk menyetujui atau tidaknya penawaran harga yang disampaikan. Saya harap bisa mendapatkan solusi terbaik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2325 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2321 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1745 personTiyo Surya Sakti
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1697 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

    access_time16-03-2026 remove_red_eye1350 personFolmer