You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT MRT Jakarta menandatangani nota kesepahaman dengan PT Deltasari Adipratama
photo Istimewa - Beritajakarta.id

MRT Jakarta Jajaki Potensi Pengembangan Lahan di Jalur Timur-Barat

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama PT Deltasari Adipratama menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki potensi kerja sama pengembangan lahan di sekitar jalur Lin Timur–Barat Fase 1 Tahap 1 MRT Jakarta.

"menghadirkan integrasi antarmoda,"

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud menjelaskan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen MRT Jakarta untuk mendukung pengembangan jaringan MRT sekaligus memperkuat konsep kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di sepanjang koridor timur–barat.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan integrasi antarmoda dengan bangunan di sekitarnya, sehingga dapat mempermudah mobilitas masyarakat di Jakarta dan wilayah sekitarnya, termasuk Jabodetabek,” ujar Farchad, Sabtu (8/11).

MRT Jakarta Hadirkan Layanan Pembayaran di Aplikasi MyMRTJ

Ia menambahkan, penjajakan ini juga membuka peluang pengembangan jaringan MRT hingga wilayah Jawa Barat di masa mendatang.

Ruang lingkup nota kesepahaman mencakup studi dan kajian potensi pengembangan lahan dan properti di sekitar jalur Lin Timur–Barat Fase 1 Tahap 1, termasuk peningkatan aksesibilitas menuju dan dari stasiun MRT.

Selain itu, kedua pihak akan mengidentifikasi potensi penempatan stasiun yang paling efisien dan terintegrasi dengan kawasan sekitarnya. Penjajakan awal ini akan berlangsung selama dua tahun ke depan.

Sebagai informasi, Lin Timur–Barat Fase 1 Tahap 1 akan membentang dari Tomang, Jakarta Barat, hingga Medan Satria, Kota Bekasi, sepanjang 24,5 kilometer, dengan tambahan 5,9 kilometer jalur menuju depo di Rorotan, Jakarta Utara.

Pembangunan tahap pertama direncanakan mulai pada 2026, dengan skema co-financing dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Asian Development Bank (ADB).

Secara keseluruhan, Lin Timur–Barat akan menghubungkan Cikarang, Jawa Barat, hingga Balaraja, Banten, dengan jalur sepanjang 84 kilometer.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29591 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11679 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4011 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye3740 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1791 personAldi Geri Lumban Tobing