You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono mengajak Hidupkan Kembali Cerita Rakyat di Era Digital
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Pramono Ajak Hidupkan Kembali Cerita Rakyat di Era Digital

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Suara Nusantara 2025: Festival Storytelling Cerita Rakyat bertema ‘Menghidupkan Legenda, Menginspirasi Masa Depan’ di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (16/11).

"Cerita rakyat harus dipandang bukan hanya sebagai legenda masa lalu,"

Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang dinilai sejalan dengan semangat Pemprov DKI Jakarta dalam menghidupkan kembali budaya dan kearifan lokal. Pramono juga membuka kesempatan bagi penyelenggara untuk menggunakan Balai Kota apabila ingin menghadirkan kegiatan serupa di masa mendatang.

Menurutnya, kisah-kisah rakyat mengandung semangat kejujuran, kerja keras, gotong royong, budaya, etika, sopan santun, dan tutur kata yang memperkaya identitas bangsa.

22.747 Pengunjung Manfaatkan Layanan Perpustakaan Keliling

“Cerita rakyat harus dipandang bukan hanya sebagai legenda masa lalu, tetapi sebagai sumber nilai yang relevan bagi generasi kini,” ungkapnya.

Ia juga berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana cerita rakyat dulu hadir melalui bacaan, dongeng dari orang tua, hingga kisah yang disampaikan kakak atau keluarga lainnya. Maka itu, Pramono menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya di era serba digital.

“Saya mengajak semua pihak untuk kembali menghidupkan warisan tersebut, terutama di tengah derasnya arus digitalisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Pramono mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menggali dan membukukan kembali cerita rakyat dari berbagai provinsi di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Ia menilai, upaya pendokumentasian ini akan sangat bermanfaat bagi anak-anak di masa mendatang.

Terlebih, Jakarta saat ini memiliki 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang dilengkapi perpustakaan kecil dan ruang literasi, sehingga menjadi tempat strategis bagi anak-anak untuk mengakses cerita rakyat.

Selain itu, Pramono menyampaikan inisiatifnya untuk memperluas ruang literasi publik, termasuk di taman-taman kota dan tanah-tanah kecil milik pemerintah yang kini dapat dikerjasamakan dengan pihak swasta maupun individu melalui skema CSR.

“Keberadaan perpustakaan kecil di ruang terbuka hijau yang dapat diakses oleh semua kalangan, menjadi sarana penting dalam mendekatkan anak-anak pada kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita rakyat,” ucapnya.

Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung peningkatan literasi melalui penguatan perpustakaan publik, ruang baca sekolah, serta ruang-ruang bercerita yang menampilkan kisah-kisah rakyat.

“Budaya mendongeng akan membuat nilai-nilai cerita rakyat lebih mudah diserap anak-anak. Saya berharap festival ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghidupkan kembali kekayaan cerita rakyat Indonesia yang begitu beragam,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6884 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6378 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1458 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1443 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1356 personAldi Geri Lumban Tobing