You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Guru MI se-Kembangan Ikuti Seminar Hypnoteaching
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

350 Guru MI di Kembangan Ikuti Seminar Hypnoteaching

Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Kembangan menggelar Seminar Hypnoteaching bagi guru dan tenaga kependidikan di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Kegiatan ini diikuti sebanyak 350.peserta.

"Membentuk karakter penerus bangsa yang baik"

Seminar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pendidik dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan berorientasi pada peserta didik.

Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim mengatakan, kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen para pendidik dalam meningkatkan kualitas diri demi kemajuan pendidikan anak-anak di Jakarta Barat.

104 Peserta Diedukasi Pangan Jajanan Sehat di Sekolah

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada KKMI Kecamatan Kembangan yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan strategis ini. Saya yakin profesi guru Madrasah Ibtidaiyah sangat mulia dalam membentuk karakter penerus bangsa yang baik," ujarnya, Rabu (10/12).

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Hypnoteaching, Rasyid Ridho menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 350 guru dan tenaga pendidik dari 17 Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kembangan.

Menurutnya, seminar ini bertujuan mengembangkan kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik.

"Kegiatan ini juga dapat menambah wawasan baru tentang penerapan hypnoteaching dalam meningkatkan konsentrasi dan motivasi belajar siswa, serta meningkatkan profesionalisme guru madrasah," ungkapnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga poin utama yang disampaikan oleh narasumber. Pertama, hypnoteaching yang dapat menciptakan suasana kelas yang rileks, fokus, dan positif.

Kedua, pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman mendalam terhadap konsep, bukan sekadar hafalan. Ketiga, fundamental kurikulum berbasis cinta, yaitu pendekatan pembelajaran yang dilandasi kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap potensi unik setiap anak.

"Pesan saya, jangan pernah lelah menjadi pembelajar dalam dunia pendidikan. Terus bergerak dan jadilah yang terdepan dalam inovasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7137 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1281 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1181 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye930 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye813 personDessy Suciati