You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
UMP Jakarta Tahun 2026 Dipastikan Naik
photo Doc - Beritajakarta.id

UMP Jakarta Tahun 2026 Dipastikan Naik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan akan ada kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 bagi para pekerja di Jakarta.

"pasti ada kenaikan,"

Hal ini mengacu pada variabel indeks tertentu atau alfa yang ditetapkan dalam rentang 0,5 hingga 0,9.

"Karena memang angkanya kan sudah ada range-nya. Sehingga dengan demikian tinggal di-range itulah dicari jalan keluar antara pengusaha dengan buruh," ungkap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/12).

Penetapan UMP Diminta Lindungi Buruh dan Keberlangsungan Usaha

Meskipun belum merinci angka pasti kenaikannya, namun Pramono memastikan perhitungannya akan bergantung pada beberapa faktor, seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Pasti ada kenaikan (upah). Karena alfanya kan ada range-nya. Sehingga dengan demikian, harus ada kenaikan menyesuaikan, dan hitungannya kan bagaimana terhadap inflasi, terhadap pertumbuhan ekonomi, dan sebagainya," jelas Pramono.

Pramono juga menegaskan komitmennya untuk segera menetapkan UMP Jakarta tahun 2026. Hal ini sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menetapkan batas akhir penetapan UMP pada 24 Desember 2025.

Gubernur menargetkan Jakarta bisa merampungkan penetapan UMP ini lebih awal.

"Bismillah, Jakarta selesai lebih dari itu, lebih cepat," kata Pramono.

Pram, sapaan akrabnya juga mengaku telah menerima laporan terkait Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi landasan penetapan upah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menjadi penengah atau juri yang adil bagi kedua belah pihak, yakni serikat buruh dan para pengusaha.

Karena itu, Pramono telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menggelar rapat koordinasi guna mencari titik temu.

"Pemerintah DKI Jakarta akan menjadi juri yang adil bagi buruh dan juga pengusaha. Dan saya sudah meminta untuk segera diadakan rapat. Kita tidak boleh terlambat, kita akan mendahului untuk penetapan UMP-nya," tandas Pramono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12805 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1483 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1473 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1425 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1112 personBudhi Firmansyah Surapati