You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sri Hartati Terharu Terima Kunci Rumah dari Tangan Munjirin
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bahagia Sri Hartati Bisa Tempati Rumah Layak Huni

Sri Hartati (45), warga RT 05/05 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah layak huni dari Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

"Atap rumah sudah rusak parah"

Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah dengan atap rusak dan bocor, kini ia bersama suami dan lima anaknya bisa menempati hunian yang nyaman dan sehat.

Perbaikan rumah Sri Hartati dilakukan melalui program Bedah Rumah Baznas (Bazis) Jakarta Timur berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

2.200 Mustahik dan Guru Honorer di Jakarta Timur Disantuni

Penyerahan kunci rumah dilakukan langsung oleh Munjirin, didampingi Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Timur Eka Napisah, Camat Kramat Jati Kamal Alatas, serta Lurah Cililitan Sukarya.

Sri Hartati mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia menceritakan kondisi rumah sebelumnya sudah sangat tidak layak huni, terutama saat musim hujan.

"Atap rumah sudah rusak parah, setiap hujan bocor dan harus ditadahi ember. Saya tidak punya kemampuan untuk memperbaiki," ujarnya, Selasa (23/12).

Kini, setelah rumahnya direhabilitasi, Sri Hartati merasa lebih tenang karena keluarganya bisa tinggal di lingkungan yang lebih sehat.

"Saya bersyukur sekali. Sekarang anak-anak bisa tinggal dan belajar dengan nyaman di rumah sendiri," ungkapnya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin berharap, rumah yang telah direhab dapat dirawat dengan baik sehingga memberi manfaat jangka panjang bagi keluarga.

"Mudah-mudahan rumah ini membawa kenyamanan dan anak-anak bisa belajar dengan tenang," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munjirin juga mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas (Bazis).

Menurutnya, dana ZIS sangat membantu program-program sosial, termasuk bedah rumah, santunan, dan bantuan korban bencana.

"ZIS yang ditunaikan akan kembali ke masyarakat. Bahkan, dari sedekah kecil, seperti Rp 1.000 atau Rp 2.000, jika dikumpulkan bisa sangat bermanfaat," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Timur, Eka Napisah menjelaskan, proses bedah rumah Sri Hartati dimulai sejak akhir September 2025 dan rampung pada pekan lalu.

Ia menuturkan, selama masa perbaikan, keluarga Sri Hartati juga mendapatkan bantuan biaya kontrak sebesar Rp 500 ribu.

"Anggaran bedah rumah ini berasal dari ZIS yang dihimpun sepanjang tahun 2025. Kami berharap masyarakat semakin semangat berinfak dan bersedekah melalui Baznas Bazis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6679 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye4140 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3452 personNurito
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1829 personFolmer
  5. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye1751 personTiyo Surya Sakti