You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono memberikan keterangan pers setelah meninjau Puskesmas Kebayoran Lama
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Bakal Dibangun Kembali, Pramono Sebut JPO Sarinah Diperlukan untuk Difabel

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan rencana membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Menurutnya, keputusan untuk menghadirkan kembali JPO Sarinah dilakukan berdasarkan kajian matang. Alasan utamanya adalah untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pejalan kaki dengan kebutuhan khusus.

"Ini memang diperlukan terutama untuk difabel,"

"Jadi JPO Sarinah dalam kajian. Ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Jadi itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan," ujar Pramono, di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Pramono juga menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan menghilangkan fasilitas yang sudah ada, termasuk pelican crossing. Ia memastikan bahwa jalur pelican crossing tetap akan dibuka.

Masyarakat Diimbau Naik Transportasi Publik ke Lokasi Perayaan Tahun Baru

"Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya masyarakat yang kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah. Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye23331 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7358 personDessy Suciati
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye5017 personAnita Karyati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3738 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2888 personDessy Suciati