You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Evakuasi kapal nelayan bocor
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Penumpang Kapal Bocor di Perairan Pulau Payung Berhasil Diselamatkan

Petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bersama Polsek Kepulauan Seribu Selatan berhasil mengevakuasi penumpang kapal nelayan yang mengalami kebocoran di perairan Pulau Payung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

"Keselamatan adalah hal yang paling utama"

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 12.17 WIB dari salah satu penumpang kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit kapal penyelamat KM Satria Biru dengan lima personel segera dikerahkan ke lokasi.

95 Penumpang dan Empat ABK KM Rindu Alam Berhasil Diselamatkan

"Begitu menerima informasi, unit kami langsung bergerak pada pukul 12.20. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi," ujarnya, Selasa (13/1).

Gatot menjelaskan, berdasarkan kronologi kejadian, KM Nabilah berangkat dari Kronjo, Tangerang menuju Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, sekitar pukul 07.00 dengan membawa enam orang penumpang beserta awak dan nahkoda.

Namun, akibat kondisi cuaca yang memburuk, kapal sempat singgah di Pulau Laki pada pukul 09.00. Perjalanan kemudian dilanjutkan kembali menuju Pulau Kelapa sekitar pukul 11.00 WIB.

"Saat melintas di perairan Pulau Payung sekitar pukul 12.30, kapal mengalami kerusakan pada bagian lambung sebelah kiri yang pecah sehingga menyebabkan kebocoran," terangnya.

Gatot menambahkan, seluruh penumpang segera dievakuasi ke KM Satria Biru. Sementara itu, KM Nabilah dibawa menuju Pulau Pramuka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Sekitar pukul 13.40, KM Nabilah bersama seluruh penumpang tiba di Pulau Pramuka dalam kondisi aman dan selamat," bebernya.

Ia mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar demi keselamatan bersama.

"Keselamatan adalah hal yang paling utama. Jika cuaca tidak memungkinkan sebaiknya menunda perjalanan," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang kapal, Doni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bertindak sigap dan profesional memberikan pertolongan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada petugas Gulkarmat dan kepolisian yang membantu menyelamatkan kami. Alhamdulillah, seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7724 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6111 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1660 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1455 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1346 personFakhrizal Fakhri