You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jaktim Tangkap dan Sterilisasi Kucing Liar di Pasar Induk Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kucing Liar di Pasar Induk Kramat Jati Disterilisasi

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur bekerja sama dengan Komunitas Let’s Adopt dan Perumda Pasar Jaya melakukan sterilisasi kucing liar di Pasar Induk Kramat Jati dengan metode Trap-Neuter-Return (TNR).

"Saat ini baru 70 ekor"

Kegiatan ini melibatkan 30 personel gabungan yang terdiri petugas dari Sudin KPKP Jakarta Timur, pengelola Pasar Induk Kramat Jati, serta relawan dari Komunitas Let’s Adopt.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan menangkap kucing-kucing liar yang berada di area pasar. Selanjutnya, kucing yang tertangkap dibawa ke klinik hewan di wilayah Duren Sawit untuk dilakukan sterilisasi.

KPKP Jakpus Bakal Sterilisasi 150 Kucing Lokal

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita mengatakan, kegiatan TNR ini merupakan upaya pengendalian populasi kucing liar, khususnya di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

"Berdasarkan hasil analisis di lapangan, terdapat sekitar 200 ekor kucing liar. Namun, saat ini baru 70 ekor yang berhasil ditangkap untuk dilakukan sterilisasi," ujarnya, Rabu (28/1).

Theresia menjelaskan, kegiatan TNR akan kembali dilanjutkan pada pekan depan guna mencapai target sterilisasi sekitar 200 ekor kucing. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan lahan untuk tempat pemulihan kucing pascasterilisasi.

"Kami harus menunggu proses sterilisasi selesai terlebih dahulu karena lokasi untuk penanganan kucing yang telah disterilisasi cukup terbatas," terangnya.

Ia menambahkan, kucing liar yang telah menjalani proses sterilisasi nantinya akan dikembalikan lagi ke area Pasar Induk Kramat Jati pada hari Sabtu mendatang.

Theresia berharap, melalui kegiatan TNR ini, populasi kucing liar di kawasan tersebut dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang kucing di area pasar agar program pengendalian populasi dapat berjalan optimal.

"Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian rabies serta untuk mempertahankan DKI Jakarta tetap bebas rabies," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6357 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye2001 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1836 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1595 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1317 personBudhi Firmansyah Surapati