You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Takjil jalan semangka bebas bahan berbahaya
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Takjil di Jalan Semangka Dinyatakan Aman Konsumsi

Sebanyak 58 sampel takjil di Jalan Semangka, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dilakukan pemeriksaan kandungannya. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh sampel dinyatakan aman konsumsi karena bebas dari kandungan bahan atau zat kimia berbahaya.

"Bahan makanan yang sesuai standar"

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, inspeksi mendadak di sentra penjualan makanan berbuka puasa merupakan program rutin tahunan. 

Arifin Pimpin Pengawasan Pangan Takjil di Bendungan Hilir

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin warga Jakarta Utara merasa aman dan tenang saat membeli takjil karena produk yang dijual telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan aman," ujarnya, Rabu (4/3).

Wawan menjelaskan, langkah tersebut bukan sekadar kegiatan insidental, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada konsumen. 

"Kami perlu memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari harus memenuhi unsur enak, sehat, dan aman agar tidak menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari," terangnya.

Ia menambahkan, dalam pemeriksaan takjil kemarin sore tersebut juga melibatkan anggota Pramuka dari Satuan Karya (Saka) POM dengan harapan dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih persuasif dan mudah diterima.

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti menuturkan, seluruh sampel telah melalui uji cepat di lokasi dan hasilnya memenuhi standar keamanan.

"Sebanyak 58 sampel yang diuji tidak ditemukan kandungan Formalin, Boraks, maupun pewarna tekstil seperti Rhodamin B. Artinya, para pedagang telah menggunakan bahan makanan yang sesuai standar, bukan zat kimia berbahaya," bebernya.

Ia menambahkan, pengambilan sampel dilakukan secara acak terhadap berbagai jenis makanan populer, seperti kue basah, lontong, tahu goreng, es pisang hijau, otak-otak mercon, serta aneka gorengan.

Ia menegaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan produk yang tidak memenuhi persyaratan, petugas akan memberikan edukasi, mengamankan barang, serta menelusuri rantai distribusinya hingga ke produsen.

"Kami akan melakukan pemutusan jalur peredaran agar pangan yang tidak layak jangan sampai beredar atau dikonsumsi masyarakat," ucapnya.

Lurah Lagoa Yuyun Wahyudi memaparkan, Jalan Semangka merupakan salah satu kawasan kuliner yang selalu ramai selama Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. 

"Kami bersyukur ada pengawasan dari BBPOM dan Suku Dinas Kesehatan sehingga kualitas dagangan semakin terjamin," imbuhnya.

Sementara itu,, salah seorang pemilik Toko Aneka Kue di Jalan Semangka, Aditya (40), mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga mutu pangan serta memastikan seluruh produknya diolah secara higienis.

"Pengawasan ini meningkatkan kepercayaan pembeli dan membantu kami sebagai pelaku usaha," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

    access_time25-02-2026 remove_red_eye43323 personNurito
  2. Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

    access_time27-02-2026 remove_red_eye1677 personAnita Karyati
  3. Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

    access_time27-02-2026 remove_red_eye1312 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

    access_time02-03-2026 remove_red_eye1291 personDessy Suciati
  5. Kabar Gembira! Pemprov DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum saat Idulfitri

    access_time27-02-2026 remove_red_eye1078 personDessy Suciati