You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ribuan warga dari 3 RW se-Kelurahan Tanjungpriok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, melakukan
photo Doc - Beritajakarta.id

Rumah Terancam Digusur, Warga Tanjung Priok Demo PT KAI

Menolak rumahnya digusur oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), ribuan warga RW 07, RW 11 dan RW 12, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/4), menggelar unjuk rasa di Jl Stasiun Tanjung Priok. Akibat aksi warga yang duduk-duduk di jalan itu, kemacetan parah pun tidak terhindarkan. Para pengendara kendaraan bermotor yang ingin menuju Jl RE Martadinata dari arah Jl Yos Sudarso terpaksa dialihkan melalui Terminal Tanjung Priok.

Kami melihat PT KAI semena-mena, mereka tidak mengindahkan hasil pertemuan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kita akan tetap bertahan disini sampai PT KAI turun dan berbicara dengan warga

Unjuk rasa yang melibatkan ribuan warga ini, bermula dari rencana PT KAI yang ingin menertibkan kawasan Stasiun Tanjung Priok dan perlintasan rel kereta api yang kini ditempati sekitar 1.400 kepala keluarga (KK).

Atas rencana tersebut, warga sontak menolaknya. Mereka meminta pihak PT KAI untuk kembali mengadakan pertemuan agar memperoleh solusi yang saling menguntungkan. Namun keinginan warga itu tidak ditanggapi PT KAI. Kesal tidak direspon, akhirnya warga memilih menduduki Jl Stasiun Tanjung Priok.

3 RW di Tanjung Priok Terancam Digusur

"Kami melihat PT KAI semena-mena, mereka tidak mengindahkan hasil pertemuan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kita akan tetap bertahan disini sampai PT KAI turun dan berbicara dengan warga," kata Ketua RW 11, Didin Jaenudin.

Seorang warga, Susianto (50) menambahkan, kekesalan warga memuncak karena ada sms berantai yang menyebutkan akan ada pembongkaran pada Kamis (17/4) hari ini. "Makanya kita bersiap-siap kalau memang sms itu benar adanya," tegasnya.

Walaupun berencana melakukan aksi hingga ada perwakilan PT KAI yang menemui mereka, warga akhirnya bersedia mundur hingga ke depan jalan masuk pemukiman.

Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Sulastoyo mengatakan, pihaknya hanya mengamankan jalannya aksi, agar tidak terjadi kekacauan arus lalu lintas. "Kita sudah persuasif kepada warga dan mereka sudah mengerti. Untuk mengamankan aksi kita menerjunkan 75 personel," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6772 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6100 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1263 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1218 personAldi Geri Lumban Tobing