You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sawah padi gabah rezap2
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Antisipasi El Nino, DKI Perkuat Pertahanan Pangan dan Efisiensi Energi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang dikhawatirkan akan mengganggu pasokan pangan.

"bekerja sama dengan pemerintah daerah,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, Jakarta telah menjalin kerja sama dengan daerah lain untuk mengamankan kebutuhan pangan masyarakat.

"Misalnya beras dan yang lain-lain, kami sekarang ini sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah yang sudah berjalan dengan baik," ujar Pramono, dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan I Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/4).

Hadapi Geopolitik Global dan El Nino, DKI Siapkan Relaksasi Pajak

Pemprov DKI juga telah mengantisipasi dampak El Nino di daerah produsen agar tak mengganggu hasil panen. Pramono menyebut, Jakarta akan memberikan dukungan sarana produksi, seperti pompa air agar produksi beras tetap terjaga saat musim kemarau.

"Kalau ada persoalan El Nino dan kemudian berdampak pada daerah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya," katanya.

Untuk kebutuhan daging, Pramono telah menyetujui Dharma Jaya untuk menambah impor sapi dari Australia. Sebelumnya sebanyak 3.000 ekor dari kuota 7.500 ekor sapi telah didatangkan ke Jakarta.

Gubernur pun meminta agar sisa impor sapi tersebut segera didatangkan untuk memastikan stok kebutuhan daging terjaga aman.

"Saya izinkan untuk segera dimasukkan, lebih baik stoknya ada di Jakarta daripada kemudian masih harus menunggu di luar," kata dia.

Selain pangan, sektor energi juga menjadi perhatian Pemprov DKI. Meski kebijakan BBM berada di bawah wewenang Pemerintah Pusat, namun Pemprov DKI akan berupaya agar distribusi LPG 3 kg tidak terganggu sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Untuk mendukung kebijakan efisiensi energi, Pemprov DKI pun telah menyiapkan energi alternatif dengan mengembangkan solar panel. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Pramono juga mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum dalam beraktivitas, mengingat konektivitasnya telah mencapai 93 persen sehingga mempermudah mobilitas.

"Kenapa itu dilakukan? Supaya orang kemudian mulai mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," ujarnya.

Tak hanya itu, Pemprov DKI telah memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat untuk mengurangi konsumsi BBM.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

    access_time13-04-2026 remove_red_eye1542 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

    access_time12-04-2026 remove_red_eye1538 personFakhrizal Fakhri
  3. Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon Produktif

    access_time13-04-2026 remove_red_eye1362 personNurito
  4. KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

    access_time16-04-2026 remove_red_eye1335 personFolmer
  5. Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

    access_time17-04-2026 remove_red_eye1277 personBudhi Firmansyah Surapati