You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
LBIQ DKI Orientasi Pengajaran Membaca Al Quran folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

2.738 Peserta Ikut Program Pengajaran Al-Qur'an

Sebanyak 2.738 peserta dari lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu, ikut program pengajaran bahasa Arab, Arab Qur'ani dan membaca Al-Qur'an yang diadakan Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an (LBIQ) Provinsi DKI Jakarta, Selasa (5/5). 

"Pembangunan kota tidak sekadar diukur dalam kemajuan fisik dan ekonomi,"

Kepala LBIQ DKI Jakarta, Zaenal Arifin Gufron mengatakan, program yang mengusung tema "Membumikan Al-Qur'an Menuju Jakarta Sebagai Kota dan Berbudaya" ini bertujuan membentuk generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penyejuk di tengah dinamika kehidupan masyarakat. 

"Program ini terbuka luas bagi warga Jakarta yang memiliki keinginan belajar memperbaiki bacaan dan memahami Al-Qur’an,' tutur Zaenal Arifin. 

Hadiri Halalbihalal Muhammadiyah DKI, Pramono Ajak Perkuat Silaturahmi

Menurut Zaenal Arifin, 2.738 peserta yang ikut program ini telah mendaftarkan diri sejak 6 hingga 17 April lalu. 

Dia menambahkan, LBIQ merupakan lembaga yang didirikan Pemprov DKI untuk menggelar program membaca Al-Quran, bahasa Arab dan Arab Qur'ani. Ini adalah satu-satunya Lembaga di Indonesia yang dibentuk melalui Peraturan Gubernur (Pergub). 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini," ujar Zaenal Arifin. 

Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Fajar Eko Satrio menegaskan, LBIQ didirikan sebagai wadah bagi masyarakat Jakarta belajar membaca dan memahami Al-Qur'an, sekaligus membentuk karakter serta tempat nilai-nilai kehidupan ditanamkan.

"Di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi serta berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks dibutuhkan generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual antara kecakapan berpikir dan kejernihan hati. Di sinilah peran strategis LBIQ," tuturnya. 

"Pemprov DKI Jakarta meyakini bahwa pembangunan kota tidak sekadar diukur dalam kemajuan fisik dan ekonomi, tapi juga kualitas manusia," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

    access_time17-06-2026 remove_red_eye6390 personNurito
  2. TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

    access_time16-06-2026 remove_red_eye1838 personTiyo Surya Sakti
  3. Hujan Diprediksi Basahi Sebagian Jakarta Hari Ini

    access_time15-06-2026 remove_red_eye895 personDessy Suciati
  4. Hadir di Mayors Forum, Pramono Sebut Layanan Publik Jadi Fondasi Menuju Kota Global

    access_time15-06-2026 remove_red_eye718 personDessy Suciati
  5. Pramono-PM Singapura Bahas Peluang Investasi TOD dan MRT Jakarta

    access_time16-06-2026 remove_red_eye670 personDessy Suciati