Sudinhub Jaksel Antisipasi Parkir Liar dan Pungli CFD Rasuna Said
Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan mengantisipasi potensi parkir liar dan pungutan liar (Pungli) pada pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi.
"Penyediaan kantong parkir yang terintegrasi"
Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, pelaksanaan CFD di Jalan HR Rasuna Said sebelumnya berlangsung aman dan kondusif dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah kendala yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait parkir dan Pungli.
Badan Jalan Rasuna Said Dipastikan Layak Jadi Lokasi CFD"Masih terdapat kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di beberapa titik area CFD. Selain itu, aktivitas parkir di badan jalan turut menyebabkan perlambatan arus lalu lintas reguler," ujarnya, Jumat (5/6).
Bernad menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, pada Zona 1 atau koridor Rasuna Said Selatan arah utara terdapat kendala akses di sekitar Kedutaan Besar Malaysia dan Kementerian Kesehatan RI.
Menurutnya, diperlukan pengaturan akses khusus untuk kawasan vital nasional dan perkantoran. Selain itu, penertiban parkir di badan jalan pada jalur reguler di sekitar area CFD juga perlu diperkuat.
Kemudian, pada Zona 2 yang meliputi Jalan Pedurenan dan kawasan Universitas Perbanas, ditemukan potensi Pungli parkir liar.
"Kami perlu memasang barrier tambahan di sisi Jalan Pedurenan dan Perbanas untuk meminimalkan potensi pelanggaran," terangnya.
Ia menambahkan, pada Zona 3, mulai dari kawasan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Kuningan Madya, masih ditemukan banyak kendaraan milik peserta CFD yang diparkir di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami mencatat penyediaan kantong parkir yang terintegrasi menjadi kebutuhan utama dalam pelaksanaan CFD di kawasan HR Rasuna Said," ungkapnya.
Ia memastikan, Sudinhub Jakarta Selatan akan meningkatkan koordinasi lintas sektor bersama Satuan Pelaksana Unit Pengelola Perparkiran setempat untuk memperkuat pengawasan terhadap kantong-kantong parkir yang tersedia.
Bernad menyampaikan, jumlah personel di lapangan serta pengaturan lokasi parkir akan lebih dioptimalkan pada pelaksanaan CFD mendatang.
"Mudah-mudahan dengan persiapan yang matang, pelaksanaan CFD nanti dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya permasalahan, terutama terkait parkir," tandasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 3.687 satuan ruang parkir (SRP) di sekitar kawasan CFD Jalan HR Rasuna Said untuk mengakomodir masyarakat yang datang menggunakan kendaraan pribadi.
Lokasi parkir yang disediakan antara lain di Pasar Festival, GOR Soemantri Brodjonegoro, Kawasan Rasuna Epicentrum, Setiabudi One, dan Gedung Nyi Ageng Serang.