Murid SMK Taman Siswa 1 Jakarta Diedukasi Pencegahan Tawuran
Sebanyak 100 pelajar SMK Taman Siswa 1 Jakarta, ikut roadshow pencegahan tawuran yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Pusat, Rabu (10/6).
"Kami ingin pelajar di Jakarta Pusat fokus mengukir prestasi,"
Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Prasetyo Kurniawan menegaskan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi pencegahan tawuran di seluruh sekolah guna membentuk generasi muda yang lebih baik.
"Kami ingin pelajar di Jakarta Pusat fokus mengukir prestasi, melalui berbagai pembekalan dan kegiatan positif dan di masa depan membanggakan orang tua," ungkapnya.
100 Pelajar SMAN 10 Ikut Roadshow Pencegahan TawuranIa menjelaskan, aksi tawuran memiliki dampak buruk yang sangat merugikan bagi pelajar, keluarga maupun orang lain.
Selain merusak fasilitas dan masa depan, lanjut Prasetyo, keterlibatan pelajar dalam tawuran dipastikan akan mengganggu proses pendidikan, karena adanya sanksi tegas yang menanti.
"Bagi pelajar pemegang KJP yang terlibat tawuran akan dicabut. Bahkan, sanksi pidana dikenakan jika mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum," tegasnya.
Sementara Kepala Sekolah SMK Taman Siswa 1 Jakarta, Sri Kusumawati, berharap anak didiknya dapat menularkan materi yang didapat kepada pelajar lain agar tak ada lagi kasus tawuran di Jakarta.
"Terima kasih sudah diikutsertakan dalam kegiatan ini, semoga ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi kami tentang bahaya tawuran," tandasnya.