You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mahasiswa IPB Bantu Periksa Hewan Kurban
photo Doc - Beritajakarta.id

Mahasiswa IPB Bantu Periksa Hewan Kurban

Sebanyak 72 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) ikut membantu Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur untuk memeriksa kesehatan hewan kurban (ante mortem) dan kesehatan daging (post mortem) di puluhan lokasi penampungan hewan kurban di wilayah tersebut.

Setiap menjelang Idul Adha kami memang selalu dapat bantuan dari FKH IPB

Puluhan mahasiswa FKH IPB ini akan dibagi menjadi dua kelompok. Nantinya mereka akan dikumpulkan lebih dahulu sebelum disebar di 10 wilayah kecamatan di Jakarta Timur.

"Setiap menjelang Idul Adha kami memang selalu dapat bantuan dari FKH IPB," kata Bayu Sari Hastuti, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Jumat (4/9).

110 Petugas akan Periksa Hewan Kurban di Jakpus

Menurut Bayu, nantinya sebanyak 36 mahasiswa yang berkumpul di Masjid At Tien. Mereka akan disebar di Kecamatan Makasar, Cipayung, Ciracas, Pasar Rebo, dan Kramatjati.

Sedangkan 36 mahasiswa lainnya berkumpul di Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Mereka selanjutnya ditugaskan memeriksa hewan kurban di Kecamatan Cakung, Pulogadung, Duren Sawit, Matraman dan Jatinegara.

"Mereka membantu memeriksa kesehatan hewan, karena di Sudin KPKP yang berlatar belakang dokter hewan sedikit. Sedangkan tempat pemotongan hewan kan banyak," ujar Bayu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati