You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jakpus Miliki 96 Bank Sampah
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jakpus Miliki 96 Bank Sampah

Untuk mengolah sampah dari sumbernya, Pemerintah Kota (Pemkot) Administratif Jakarta Pusat saat ini memanfaatkan 96 bank sampah yang tersebar di kantor pemerintahan dan pemukiman warga.

Saat ini jumlah nasabah kita 716 orang dan omset sampah 38.915 Kg per bulan atau Rp. 102.669.300 per bulan

Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Marsigit mengatakan, dari 96 unit tersebut tercatat sebanyak 62 bank sampah milik perkantoran pemerintah dan 34 sisanya berada di pemukiman warga.

"Saat ini jumlah nasabah kita 716 orang dan omzet sampah 38.915 kilogram per bulan atau Rp 102.669.300 per bulan," ujar Marsigit, Sabtu,(5/9).

Bank Sampah Tingkatkan Kepedulian Warga

Ditambahkan Marsigit, saat ini sedang dilakukan pusat pengembangan riset dan pelatihan 3R (Reduce,Reuse,Recycle) di tempat pengolahan sampah (TPS) Rawasari, Jalan Rawasari Selatan, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih. Di lokasi tersebut, dilakukan pemilahan, komposting dan pengemasan bahan daur ulang dengan kapasitas 2-4 ton per hari.

"Bank sampah sangat berguna untuk mengurangi sampah di sumber asal, kita berharap nantinya bank sampah bisa hingga ke tingkat RW seluruh Jakarta Pusat," tandas Marsigit. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8630 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2549 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1435 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1268 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1185 personDessy Suciati