You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Operasi Bina Tertib praja cempaka putih folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

Tertib Praja di Cempaka Putih Tindak Delapan PKL

Operasi Bina Praja yang dilakukan aparatur gabungan Kecamatan Cempaka Putih, Kamis (16/7), berhasil menindak delapan pedagang kaki lima (PKL) yang kedapatan berjualan di atas trotoar.

Lima motor dikenakan cabut pentil.

Menurut Kasatpol PP Kecamatan Cempaka Putih, Muryadin, dari delapan PKL itu, lima pedagang diberi peringatan keras (kartu kuning) dan tiga lapak langsung diangkut .

"Kami mendata KTP pedagang yang berjualan di atas trotoar, jika masih membandel kami tindak lebih tegas berupa tindak pidana ringan dan barang dagangan diangkut petugas," ungkapnya. 

Operasi Bina Praja di Kemayoran Jaring Pengatur Lalu Lintas Liar

Selain PKL, jelas Muryadin, dalam giat ini petugas gabungan Satpol PP, Sudin Sosial, Perhubungan, Satlinmas dan PPSU juga menindak seorang PPKS dan lima sepeda motor yang melanggar aturan parkir.

"PPKS yang terjaring dibawa ke Panti Sosial untuk pembinaan. Sedangkan lima motor dikenakan cabut pentil," bebernya.

Disebutkan Muryadin, operasi ini digelar di ruas Jalan Pangkalan Asem, Mardani dan Percetakan Negara.

"Kami imbau untuk tidak berjualan di atas trotoar, karena memicu kemacetan dan menganggu kenyamanan serta keamanan pejalan kaki ," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7946 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6775 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1765 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1535 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1452 personFakhrizal Fakhri