Pasukan Biru Revitalisasi Saluran Lingkungan Permukiman di Penggilingan
Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cakung, Jakarta Timur melakukan revitalisasi saluran air di Gang Haji Mustopa, Jalan Pisangan, RT 10/11, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung.
"Mencegah terjadinya genangan"
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung, Dian Nur Cahyono mengatakan, revitalisasi saluran dilakukan sepanjang 45 meter dengan menggunakan U-ditch berukuran 40x40x120 sentimeter yang dilengkapi lempengan beton penutup.
Warga Munjul Senang Saluran Air di Gang Milenium Direvitalisasi"Pekerjaan dimulai sejak 17 Juli 2026 dengan mengerahkan 11 personel Pasukan Biru," ujarnya, Kamis (23/7).
Dian menjelaskan, revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026.
"Progres revitalisasi saluran telah mencapai sekitar 55 persen. Pengerjaan ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang," terangnya.
Menurutnya, untuk mempercepat proses pekerjaan, turut dikerahkan satu unit alat berat jenis crane yang digunakan untuk membantu proses pemasangan U-ditch.
"Untuk proses penggalian dilakukan secara manual oleh personel Pasukan Biru," ungkapnya.
Dian berharap, setelah revitalisasi selesai, saluran dapat berfungsi lebih optimal dalam mengalirkan air sehingga mampu membantu mengurangi potensi genangan di kawasan tersebut, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 11, Kelurahan Penggilingan, Bagjo, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung yang sudah menindaklanjuti usulan warga melalui program revitalisasi saluran.
Ia menilai, kondisi saluran sebelumnya belum mampu memberikan fungsi pengaliran air secara optimal karena dimensinya relatif kecil.
"Kondisi awal sebelum direvitalisasi, saluran ini lebarnya belum sesuai standar, hanya sekitar 20-25 sentimeter," bebernya.
Adanya revitalisasi menggunakan U-ditch berukuran lebih besar dan dilengkapi penutup beton, lanjut Bagjo, diharapkan saluran tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
"Harapannya, saluran air ini semakin dapat berfungsi optimal, terutama dalam mencegah terjadinya genangan," tandasnya.