You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260807 WA0078
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pelajar di Jakbar Pamerkan Hasil Olah Sampah dan Urban Farming

Pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 297, Jakarat Barat, Jumat (7/8), memamerkan berbagai hasil urban farming seperti, produk tanaman labu madu, singkong, jagung serta hasil pengolahan sampah seperti produk kriya, kompos dan kompos cair.

Membangun budaya disiplin dan tanggung jawab terhadap terhadap lingkungan

Kegiatan yang dilakukan para pelajar ini, diapresiasi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Imron Syahrin. Menurutnya, ini merupakan wujud nyata bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan

"Gerakan pilah sampah akan membangun budaya disiplin dan tanggung jawab terhadap terhadap lingkungan. Sedangkan kegiatan urban farming, mengajarkan bahwa ketahanan pangan, penghijauan, dan kecintaan terhadap alam dapat dimulai dari lahan yang terbatas sederhana di lingkungan sekolah," paparnya.

Pram Dukung Kepolisian Tindak Tegas Temuan Senjata di Sekolah

Menurut Imron, kebiasaan mengelola sampah apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kebersihan di wilayah Jakarta Barat. 

Karena itu, Ia mengapresiasi Jajaran Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat yang telah menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi aksi nyata. 

"Saya berharap sekolah-sekolah di Sudindik Jakarta Barat 1 dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Jakarta dalam membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan," tegasnya.

Sementara,Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan menjaga lingkungan. 

"Pendidikan karakter dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah, menjaga kebersihan, dan mencintai lingkungan. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani menambahkan, seluruh sekolah di wilayahnya telah berkomitmen untuk melakukan pemilahan sampah dan mengolahnya menjadi berbagai produk. Lalu, mereka juga telah memanfaatkan lahan sekolah untuk melaksanakan urban farming.

Kedua aktivitas itu, menurut Agus, telah terintegrasi sehingga hasil dari pengolahan sampah organik berupa pupuk kompos dkmanfaatkan untuk urban farming. Lalu, untuk sampah anorganik telah diolah menjadi berbagai produk kriya yang memiliki nilai jual dan meningkatkan kreativitas pelajar.

"Kami dan seluruh sekolah yang ada, berkomitmen untuk menjaga sekolah tetap bersih, aman, dan nyaman. Serta tentunya mendukung kegiatan pilah sampah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14590 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3669 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye2013 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye1376 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1240 personAnita Karyati