You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Nikah Massal TnAbang 5 jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

30 Pasangan Gembira Ikut Festival Kawinan Tanah Abang

Sebanyak 30 pasangan gembira mengikuti acara nikah massal yang bertajuk "Festival Kawinan Tanah Abang" yang diadakan di Masjid Fatahillah, Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).

Proses pernikahan tetap sah secara hukum dan syariat

Festival Kawinan Tanah Abang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Fatahillah bersinergi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Baznas Bazis dan berbagai kolaborator. 

Kabag Kesejahteraan Rakyat Setko Jakarta Pusat, Ahmad Juhandi mengatakan, 30 pasangan yang isbat nikah pada kegiatan ini, 11 diantaranya merupakan warga Jakarta Pusat. Sedangkan sisanya dari wilayah DKI yang bekerja atau berusaha di kawasan Tanah Abang. 

Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Fasilitasi Nikah Massal Gratis

Ia mengungkapkan, nikah massal ini juga memfasilitasi pasangan yang membutuhkan wali hakim untuk pengantin wanita yang tidak memiliki wali nasab. 

"Proses pernikahan tetap sah secara hukum dan syariat dengan pendampingan dari Kementerian Agama," ucapnya.

Panitia Festival Kawinan Tanah Abang juga memberikan bingkisan berupa rice coker dan seperangkat alat salat, serta bantuan mahar berupa emas satu gram untuk masing-masing pasangan nikah. 

"Kami berharap peserta yang mengikuti nikah massal dapat membina rumah tangga sakinah, mawadah dan wahromah karena telah sah secara hukum agama maupun negara," paparnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12949 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1570 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1569 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1503 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati