Kebakaran di Pisangan Baru Berhasil Dipadamkan
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil memadamkan si jago merah yang membakar enam rumah di permukiman padat penduduk di Jalan Pisangan Baru Tengah 1, RT 07/02 dan RT 06/02, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman.
"Mengerahkan 18 unit mobil pemadam"
Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Edi Parwoko mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.10 WIB saat sebagian warga masih beristirahat. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu ruangan di lantai dua rumah milik Syajali.
Kebakaran di Pondok Kelapa Diduga Dipicu Korsleting"Keterangan di lokasi kejadian, tiba-tiba ketika bangun tidur sudah ada penyalaan dari kamar atas," ujarnya, Rabu (19/8).
Edi menjelaskan, mengetahui adanya kobaran api, pemilik rumah bersama warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga api terus membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
"Kami mengerahkan 18 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 90 personel untuk mengatasi kebakaran ini," terangnya
Menurutnya, proses pemadaman dimulai pukul 05.24 WIB. Penanganan kebakaran dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pukul 07.30 WIB.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kasus kebakaran yang diduga dipicu korsleting ini selanjutnya ditangani oleh aparat Kepolisian Sektor Matraman," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pisangan Baru, Nuraenie menambahkan, berdasarkan hasil pendataan terdapat enam rumah yang terdampak, terdiri atas lima rumah tinggal dan satu rumah kontrakan.
"Hasil pendataan ada enam KK dengan jumlah 38 jiwa yang menjadi penyintas kebakaran," ucapnya.
Untuk sementara, lanjut, Nuraeni, warga penyintas kebakaran mengungsi di rumah saudara masing-masing yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Kami sudah mengajukan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar kepada Suku Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur," tandasnya.