Mitigasi Abu Vulkanik, Tiga Ruas Jalan Utama di Jakbar Disemprot Air
Guna mengantisipasi dampak paparan debu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berupaya melakukan penyemprotan air di Jalan S Parman, Daan Mogot dan Jalan Tomang Raya, Minggu (6/9).
"Mengurangi dampak dari penyebaran debu vulkanik,"
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri menjelaskan, kegiatan penyemprotan ini untuk mengurangi dampak dari penyebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau
"Tim Kami bertugas melakukan penyiraman di area Jalan Tomang Raya. Kegiatan penyemprotan melibatkan dua unit mobil pemadam," katanya.
Transjakarta Terapkan Mitigasi Keselamatan Antisipasi Abu VulkanikDijelaskan Suheri, kegiatan penyemprotan dimulai sejak sekitar pukul 16.00 sore dan rampung menjelang maghrib.
Di ruas Jalan S Parman, mulai dari traffic light (TL) Trisakti hingga TL Palmerah, penyemprotan dilakukan personel Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Barat.
Menurut Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma, untuk penyemprotan di ruas jalan ini pihaknya mengerahkan enam unit mobil tangki air.
Selain di Jalan S Parman, jajaran Sudin Tamhut Jakbar juga melakukan penyemprotan di Jalan Daan Mogot, mulai dari TL Cuputra hingga u-turn di kolong Flyover Pesing.
"Kami berharap upaya penyemprotan ini bisa meminimalisir dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat," tandasnya