You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono JIA 2026 rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Tarik Minat Investor, Pramono Fokus Perbaiki Iklim Investasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam bertransformasi menuju kota global melalui penguatan kepercayaan publik dan kepastian iklim investasi.

"membangun kepercayaan dunia,"

Menurutnya, kedua aspek tersebut penting untuk dicapai agar Jakarta benar-benar bersiap diri menjadi kota global, green, dan resilient.

Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri Jakarta Investment Awards (JIA) 2026 "Investing in a Global, Green, and Resilient Jakarta” di Hotel The Westin Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (14/9).

JITEX 2026, Wujudkan Ekosistem Perdagangan dan Investasi Global

"Dengan menyongsong 500 tahun ini, mari kita buat Jakarta menjadi kota yang lebih baik, lebih aman, lebih nyaman, dan sekaligus membangun kepercayaan dunia untuk mereka datang berinvestasi di Jakarta," ujar Pramono.

Ia menargetkan peringkat Global Cities Index Jakarta pada 2030 berada di jajaran 50 besar. Karena itu, Pemprov DKI pun fokus untuk memperbaiki berbagai hambatan sehingga dapat memberikan kepastian terhadap investor.

Salah satunya yakni perbaikan pengurusan perizinan seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang kini hanya membutuhkan waktu maksimal 15 hari kerja.

Perbaikan birokrasi pemerintahan ini mendorong kepercayaan investasi dan peningkatan pembangunan di Jakarta yang pembiayaannya tanpa membebankan APBD.

"Sama sekali tidak menggunakan dana APBD. Dari mana? Strategic partner. Kenapa bisa? Kepercayaan yang dibangun, trust. Termasuk (pembangunan) di Taman Semanggi," katanya.

Realisasi investasi di Jakarta bahkan mengalami peningkatan dari sekitar Rp103 triliun pada 2021 menjadi Rp270 triliun pada 2025. Tren positif pertumbuhan investasi inipun berlanjut hingga kuartal kedua 2026 yang telah mencapai Rp173 triliun.

Saat ini, investasi di Jakarta berkontribusi sekitar 17,2 persen terhadap nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,52 persen. Pramono mengatakan, tingkat kepercayaan publik ini juga memberikan dampak positif di sektor pariwisata dan penyelenggaraan event internasional.

"Untuk mengukur kepercayaan publik itu sederhana. Enggak mungkin yang namanya BTS tanggal 26, 27, 29 Desember main tiga hari, kalau Jakarta enggak aman, nyaman, enggak mungkin. Termasuk dua minggu lagi, yang namanya The Weeknd itu main di JIS," kata dia.

Dalam acara ini, Gubernur mengapresiasi para pelaku dunia usaha yang turut membangun Jakarta melalui investasinya. Ia berharap, Jakarta bisa menampilkan wajah yang lebih ramah, transparan, dan dipercaya oleh dunia internasional.

"Secara khusus saya ingin menyampaikan terima kasih untuk itu. Karena saya meyakini, tanpa investasi di Jakarta, tanpa kepercayaan publik, wajah Jakarta tidak seperti sekarang ini," ucapnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Kamdani mengapresiasi Pemprov DKI atas penyelenggaraan Jakarta Investment Award 2026. Menurutnya, acara ini menjadi ajang apresiasi terhadap pelaku usaha yang turut berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.

"Investasi yang berkualitas adalah capital yang compounds. Modal yang terus menggandakan nilai, yang menciptakan pekerjaan, yang meningkatkan produktivitas, menghidupkan pemasok lokal, membawa teknologi dan inovasi, dan pada akhirnya membuat sebuah kota semakin kuat menghadapi perubahan," jelasnya.

Menurutnya, Jakarta merupakan kota yang menarik bagi para investor. Karena itu, berbagai transformasi harus dilakukan untuk memberikan kepastikan kepada para pelaku usaha.

Salah satunya melalui penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, reformasi perpajakan, penurunan biaya energi, dan lainnya.

"Ini bukan berarti dunia usaha kehilangan appetite untuk berinvestasi. Kami sedang menanti ekosistem yang membuat investasi lebih predictable, more competitive, and more productive," katanya.

Shinta menambahkan, Jakarta memiliki posisi yang unik karena menjadi tempat di mana capital, technology, talent, finance, dan ideas bertemu. Apindo pun berkomitmen untuk tetap siap menjadi mitra Pemprov DKI.

"Kami percaya Jakarta tidak perlu memilih antara global, green, atau resilient. Jakarta harus menjadi ketiganya at the same time," tandas Shinta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye3070 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1931 personDessy Suciati
  3. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1237 personFolmer
  4. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1228 personFakhrizal Fakhri
  5. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1131 personFakhrizal Fakhri