Perbaikan Turap Saluran Phb Kali Gendong Capai 40 Persen
Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara bergerak cepat memperbaiki turap Saluran Penghubung (Phb) Kali Gendong di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kelapa Gading Barat.
"Ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober"
Pelaksana Tugas Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading, Supiyan mengatakan, perbaikan turap yang berada di samping Rumah Pompa Yos Sudarso 1 tersebut merupakan tindak lanjut laporan langsung dari masyarakat. Sebelumnya, sebagian turap mengalami kerusakan hingga longsor.
Dua Saluran Phb di Kelapa Dua Wetan Dibersihkan"Segera kami lakukan perbaikan karena jika dibiarkan berpotensi mengganggu kelancaran aliran air sekaligus memicu kerusakan struktur yang lebih parah," ujarnya, Selasa (15/9).
Supiyan menjelaskan, perbaikan turap dilakukan sepanjang 22 meter dengan tinggi 1,7 meter dan lebar kepala turap 30 sentimeter.
Tahapan pekerjaan meliputi pembongkaran bagian turap yang rusak hingga pemasangan kembali dinding turap agar lebih kokoh dan dapat berfungsi secara optimal.
"Perbaikan dilakukan secara manual oleh lima personel Pasukan Biru dengan menggunakan sejumlah peralatan pendukung," terangnya.
Supiyan menambahkan, pekerjaan yang dimulai sejak 2 September 2026 tersebut kini sudah mencapai progres sekitar 40 persen.
"Perbaikan ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober mendatang," ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat turut berperan dalam menjaga infrastruktur pengendali aliran air dengan segera melaporkan apabila menemukan kerusakan di lingkungan sekitar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan potensi kerusakan infrastruktur agar dapat segera ditangani secara preventif," ucapnya.
Sementara itu, Lurah Kelapa Gading Barat, Ahmad Surya Kusuma mengapresiasi respons cepat jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading dalam menindaklanjuti laporan warga.
Menurutnya, perbaikan turap diperlukan untuk memastikan fungsi saluran tetap berjalan baik sekaligus mengantisipasi dampak kerusakan yang lebih luas.
"Semoga setelah diperbaiki, fungsi saluran kembali optimal dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi tetap aman," tandasnya.