You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Pangkas Anggaran Pidato Gubernur
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Pangkas Anggaran Pidato Gubernur

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah memangkas anggaran untuk pidato gubernur. Beberapa tahun sebelumnya Pemprov DKI selalu membayar tenaga ahli untuk membuat naskah pidato gubernur. Namun tahun ini tidak lagi menggunakan orang luar.

Itu total mungkin semua. Kita akan cek. Harusnya sudah dipangkas

"Itu total mungkin semua. Kita akan cek. Harusnya sudah dipangkas," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (9/9).

Dalam APBD DKI, anggaran untuk naskah pidato gubernur tecatat mencapai Rp 805 juta. Basuki menegaskan tahun ini tidak lagi membayar tenaga ahli untuk membuat naskah pidato gubernur. Melainkan akan memberdayakan pegawai negeri sipil (PNS) serta pekerja harian lepas (PHL) untuk menyusun naskah pidato gubernur.

Basuki Fokus Genjot Pendapatan Asli Daerah

"Dulu kan bayar orang luar, sekarang kita enggak. Makanya kita mau tahu itu naskahnya siapa, bayarnya kemana?," tegas Basuki.

Saat ini, Basuki mengaku tengah menghitung efisiensi jumlah PNS DKI. Sebab di lingkungan Pemprov DKI, lebih banyak PHL yang bekerja dibanding PNS DKI.

"Jadi hampir semua yang kerja di DKI 50.000 itu PHL, yang betul-betul kerja dan disuruh-suruh itu PHL," ucap Basuki.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) Pemprov DKI, Muhammad Mawardi mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk menggaji PHL yang bertugas menyusun naskah sambutan. Standar gaji para PHL adalah Rp 2,7 juta. Akan tetapi, setiap PHL tidak diberikan gaji dalam jumlah yang sama, tergantung hasil pekerjaan masing-masing.

"Jadi itu untuk gaji. Gaji PHL itu kan satu orang Rp 2,7. Dari situ ada yang tenaga ahlinya. PHL kan enggak mungkin untuk yang kemampuannya lebih tinggi, gajinya sama. Kan ada aturan main. Jadi bervariasi. Akhirnya ketemulah angka Rp 805 juta itu," ujar Mawardi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6825 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6284 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1427 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1397 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1286 personAldi Geri Lumban Tobing