You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puing Turab Phb di Jalan Raya Cilincing Bahayakan Pengendara
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Puing Turap di Cilincing Dikeluhkan Pengendara

Turap saluran penghubung (PHB) di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara telah selesai diperbaiki. Namun, sisa puing banyak yang tergeletak di pinggir jalan sehingga mengganggu pengendara yang melintas.

Sudah, 3 bulan yang lalu sudah saya sampaikan keluhan ini ke sudin terkait. Tapi belum ada tindakan


Carlos (25), salah seorang pengendara motor nopol B 6069 UDQ menuturkan, puing turab yang diletakkan pinggir jalan. Akibatnya, jalan tersebut kerap macet, khususnya di jam pergi dan pulang kantor. "Untuk saya sebagai pengendara motor, puing itu membuat saya tidak bisa melalui kendaraan yang ada di depan saya," katanya, Kamis (10/9).

Camat Cilincing, Wawan Budi Rohman mengatakan, pihaknya telah mengetahui kondisi turap tersebut dan telah mengajukan kepada instansi terkait untuk diangkut.

Terpilih Ikut Ajang KPA, Peredaran Pangan di Cibubur Terus Diawasi

"Sudah, 3 bulan yang lalu sudah saya sampaikan keluhan ini ke sudin terkait. Tapi belum ada tindakan," ujarnya.

Ditambahkan Wawan, pihaknya tidak tahu sampai berapa lama puing turab itu berada di bibir jalan lantaran hal itu kewenangan Sudin Tata Air Jakarta Utara.

"Pengerjaan turab Phb itu ada di Sudin Tata Air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23467 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1837 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1115 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye909 personFakhrizal Fakhri