You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Temukan Sapi Kurban Belum Cukup Umur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Beredar Hewan Kurban di Bawah Umur di Kemayoran

Tim pemeriksa hewan kurban dari Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat, masih menemukan hewan di bawah umur yang diperdagangkan untuk hewan kurban. Hewan kurban tersebut langsung diberikan tanda silang menggunakan cat semprot warna merah.

Setelah kita periksa giginya ternyata belum kupak dan ini tanda belum cukup umur

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Mulyadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan 23 ekor sapi di Taman KKPP di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, satu ekor sapi diantaranya belum cukup umur.

Menurut Mulyadi, sapi yang belum cukup umur tidak boleh dijual. Karena tidak akan sah untuk berkurban. Sapi asal Pati, Jawa Tengah ini diminta ditarik dari peredaran.

100 Panitia Kurban Dilatih Memotong Hewan Kurban

"Setelah kita periksa giginya ternyata belum kupak dan ini tanda belum cukup umur. Sapi ini tidak boleh dijual ke masyarakat. Usia sapi yang dijual itu minimal dua tahun," ujar Mulyadi, Jumat (11/9).

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan hewan, mulai dari periksa mata, mulut, telinga, perut dan tubuh secara keseluruhan. Kemudian surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari dinas kesehatan terkait dimana asal hewan itu dikirim.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye15427 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11313 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6772 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3640 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1713 personFolmer