You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Produsen Makanan Berbahan Pengawet Terancam Dipidanakan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Produsen Makanan Berbahan Pengawet Terancam Dipidanakan

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan, saat ini sedang menyusun regulasi untuk membuat jera pedagang makanan yang mencampurkan zat berbahaya untuk bahan pengawet ke dalam produk mereka.

Kita sekarang sedang membuat pergub, untuk menjaga makanan-makanan yang beredar di DKI

Koemedi menegaskan hal ini, menyusul ditemukannya bahan pengawet jenis formalin pada saos dan roti di Rusun Jatinegara Barat, saat dilaksanakannya program 'Ketuk Pintu Layani Dengan Hati', Sabtu (12/9) kemarin.

"Kita sekarang sedang membuat pergub, untuk menjaga makanan-makanan yang beredar di DKI. Jadi nanti kalau produsen atau pedagang yang berbuat seperti itu kita bawa ke ranah hukum," ungkap Koesmedi, Senin (14/9).

Terpilih Ikut Ajang KPA, Peredaran Pangan di Cibubur Terus Diawasi

Dengan pergub nanti, kata Koemedi, pihaknya akan melakukan penyisiran dan investigasi terhadap pedagang maupun produsen makanan yang menggunakan kandungan zat berbahaya.

"Jadi nanti tidak seperti sekarang ketemu ya udah, tapi akan kita kejar, yang bersangkutan kita bawa ke hukum. Makanya kita sisir dulu. Dari mana asalnya. Itu akan kita kejar, kita sudah mengantongi merk dan ada nomornya," tandas Koesmedi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye20912 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11361 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6803 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3697 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1739 personFolmer