You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Akan Kembangkan Kerambah Jaring Apung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Budidaya Ikan, Pulau Seribu Kembangkan Keramba Jaring Apung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu akan mengembangkan budidaya ikan dengan keramba jaring apung. Cara ini dinilai efektif untuk para petani guna meningkatkan jumlah panen.

Selain menjalankan instruksi Pak Gubernur, juga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tidak hanya dari sektor pariwisata.

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, program ini merupakan salah satu instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, ini berguna sebagai langkah menuju ketahanan pangan.

"Selain menjalankan instruksi Pak Gubernur, juga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tidak hanya dari sektor pariwisata. Dan untuk ke depan sebagai ketahanan pangan," ujar Budi, Selasa (15/9).

DPRD Hulu Sungai Selatan Belajar Budi Daya Ikan

Budi mengatakan, akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu untuk pengembangannya. Bukan hanya kelompok tani yang sudah memiliki keramba, Budi ingin ada kelompok baru yang bisa membudidayakan ikan.

"Dananya nanti disiapkan pemprov, dari mulai modal awal, bibit, pendampingan hingga bagi hasil. Semua sudah kita siapkan perencanaannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1175 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye969 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri
close