You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IPM Jakarta Tertinggi di Indonesia
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

IPM Jakarta Tertinggi di Indonesia

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta mencatat, posisi indeks pembangunan manusia (IPM) DKI Jakarta tertinggi di antara wilayah lainnya di Indonesia. IPM tersebut meliputi indeks kesehatan, Indeks Pengetahuan dan  Indeks Pengeluaran.

Tahun 2014 nilai IPM Jakarta diangka 78,39. Sedangkan yang terendah provinsi Papua di angka 56,75

"Tahun 2014 nilai IPM Jakarta diangka 78,39. Sedangkan yang terendah provinsi Papua di angka 56,75," ujar Nyoto Widodo, Kepala BPS DKI Jakarta, Selasa(15/9).

Perkembangan IPM DKI Jakarta, kata Nyoto, dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya angka harapan hidup (AHH), harapan lama sekolah (HLS), rata-rata lama sekolah (RLS) dan tren pertumbuhan pengeluaran per kapita DKI Jakarta.

Basuki Ingin Harapan Hidup Warga DKI Capai 85 Tahun

"Nilai IPM tingkat kota yang tergolong sangat tinggi dua di antaranya di provinsi DKI Jakarta yaitu Jaksel (82,94) dan Jaktim (80,40), namun tertinggi adalah kota Jogjakarta dengan nilai (83,78)," terangnya.

IPM sendiri, tambah Nyoto, menjadi salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan dalam membangun kualitas hidup manusia. Selain itu pemerintah sendiri menggunakan hal tersebut untuk menetapkan target pembangunan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1296 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1153 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye790 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye789 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye776 personBudhi Firmansyah Surapati