You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Groundbreaking Kampung Atlet Tunggu Presiden dari Timteng
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Groundbreaking Kampung Atlet Tunggu Presiden dari Timteng

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyebutkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan kampung atlet di Kemayoran diundur. Sebab, saat ini Presiden Joko widodo sedang berada di Timur Tengah.

Nunggu Pak Jokowi. Karena waktu itu Pak Jokowi bilang juga pengen hadir, bersedia hadir

Basuki menginginkan groundbreaking Kampung Atlet dihadiri Presiden Jokowi. Untuk itu, rencana groundbreaking yang akan dilakukan pada 15 atau 16 September diundur. "Karena Pak Jokowi di Timur Tengah," kata Basuki di Balai Kota, DKI Jakarta, Rabu (16/9).

Groundbreaking baru akan dilakukan setelah Jokowi pulang dari ke tanah air. Karena Jokowi juga berkeinginan hadir dalam acara tersebut. "Nunggu Pak Jokowi. Karena waktu itu Pak Jokowi bilang juga pengen hadir, bersedia hadir," ucapnya.

Lahan Kemayoran Dibuat Rusun Atas Persetujuan Presiden

Kendati demikian, Basuki belum mengetahui kapan groundbreaking dijadwalkan kembali. Namun dipastikan semua persiapan sudah siap.

Rencananya, kampung atlet seluas 11 dan 5 hektare tersebut akan dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Untuk membangun kampung atlet, Pemprov DKI akan mengalokasikan sejumlah anggarannya sebagai penyertaan modal pemerintah (PMP) PT Jakpro.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2036 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1006 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye903 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye783 personFakhrizal Fakhri