You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sambut MEA, Pelaku Ekspor dan UKM Jakut Harus Siap Bersaing
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Jelang MEA, Pelaku UKM Jakut Harus Siap Bersaing

Sekretaris Kota Jakarta Utara, Ahmad Ya'la mengingatkan agar para pengusaha dan pelaku usaha kecil menengah (UKM ) Jakarta Utara dapat memanfaatkan momen Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk bersaing dengan para pengusaha dan pelaku UKM dari negara Asean lainnya.

Jangan biarkan industri UKM dan ekspor kita dikuasai negara lain

“Jangan biarkan industri UKM dan ekspor kita dikuasai negara lain. Untuk itu kita harus siap bersaing dengan menunjukkan kinerja dan hasil yang baik,” ujar Ya'la usai kegiatan Forum Diskusi Peningkatan Daya Saing Produk Ekspor Bagi UKM di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (18/9).

Sebagai pangsa pasar yang potensial, Ya'la mengimbau para pengusaha dan pelaku UKM di Jakarta Utara dapat mempertahankan posisi, sehingga tetap bertahan di negeri sendiri.

Revitalisasi Pasar Pesanggrahan Capai 98 Persen

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara, Robinhot Sinaga menambahkan, forum diskusi yang digelar ini diharapkan dapat meningkatan pemahaman dan wawasan bagi UKM yang berorientasi ekspor.

“Diharapkan sebanyak 32 pelaku ekspor dan 31 pelaku UKM yang ikut serta dalam kegiatan ini dapat memanfaatkannya, sehingga siap menyambut MEA,” papar Robinhot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1194 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye969 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati