You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gagal Ditertibkan, Penjual Hewan Kurban di Tanah Abang Kian Marak
photo Nurito - Beritajakarta.id

Penjual Hewan Kurban di Tanah Abang Marak

Pedagang hewan kurban di Jl KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kian menjamur. Mereka bebas berjualan di trotoar sisi kiri dan kanan jalan tersebut, sehingga pejalan kaki terpaksa harus melintas di bahu jalan.

Kalau ditertibkan sekarang belum kondusif situasinya. Kalau dipaksakan bisa bentrok fisik dan semua akan rugi

Dodi (35), salah seorang penjual hewan kurban di Jl KH Mas Mansyur mengaku, nekat berjualan karena hanya dilakukan sekali dalam setahun. Itupun maksimal hanya satu minggu berjualan di trotoar, setiap menjelang Idul Adha.

“Pedagang hewan kurban tidak bisa di relokasi ke dalam satu titik. Karena kalau disatukan khawatir terjadi perselisihan. Terutama saat pelanggan atau pembeli datang, saling berebut,” ujar Dodi.

Petugas Tak Periksa Hewan Kurban yang Dijual di Atas Trotoar

Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengatakan, sebenarnya lahan relokasi bagi pedagang hewan kurban sudah disiapkan di tiga titik. Yakni lahan kosong di Jl Stenlis RW 16 Kebon Melati, lahan kosong di Jl KH Mas Mansyur Nomor 86 dan lahan milik PT Djarum atau di samping flyover Karet Bivak.

Namun, katanya, pedagang tetap ngotot berjualan di trotoar jalan dan melakukan perlawanan saat ditertibkan.

“Kita masih menunggu perintah lanjut pimpinan. Harusnya memang penertiban tingkat kota, kalau kita kan hanya sebagai ujung tombak pelaksana di lapangan. Kalau ditertibkan sekarang belum kondusif situasinya. Kalau dipaksakan bisa bentrok fisik dan semua akan rugi,” tandas Hidayatullah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6103 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2537 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2186 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1775 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1721 personNurito