You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
17 Kios PKL di Jl Tanah Abang IV Dibongkar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

17 Kios PKL di Jl Tanah Abang IV Dibongkar

Pemkot Administrasi Jakarta Pusat terus melakukan pembenahan terhadap bangunan liar. Kali sebanyak 17 kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Tanah Abang IV, Kelurahan Petojo Selatan, Gambir, dibongkar paksa petugas Satpol PP dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Kami sudah memberikan imbauan agar membongkar sendiri bangunannya, tapi tidak digubris

Lurah Petojo Selatan, Kamal mengatakan, pembongkaran belasan kios PKL harus dilakukan karena bangunan tersebut berdiri di atas saluran air. Selain itu, akses jalan menjadi sempit karena digunakan untuk menaruh barang dagangan.

RPTRA Jalan Tanah Abang 3 Dilengkapi Berbagai Fasilitas

"Kami sudah memberikan imbauan agar membongkar sendiri bangunannya, tapi tidak digubris. Kebanyakan kios menjual makanan dan minuman," kata Kamal, Sabtu (26/9).

Setelah ditertibkan, menurut Kamal, lokasi tersebut akan segera dilakukan penataan kembali. Saluran akan dinormalisasi dan kanstin trotoar akan dibenahi.

"Keberadaan bangunan liar di atas saluran bisa membuat air tergenang dan meluap. Karena itu kita terus berupaya melakukan penataan kawasan. Warga juga kita himbau tidak mendirikan lagi bangunan di atas saluran," papar Kamal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati