You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
150 Warga Korban Kebakaran Tambora Merupakan Berkebutuhan Khusus
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Anak Korban Kebakaran Tambora Rentan Stres

Ratusan korban kebakaran warga RW 04, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat hingga kini masih tinggal di pengungsian. Dan 170 jiwa diantaranya, merupakan kelompok balita hingga anak sekolah. Yang sangat rentan stres dengan kondisi lingkungan saat ini.

Semuanya rentan mengalami stres, makanya akan saya koordinasikan dengan psikolog. Kemudian kebutuhan mereka juga harus diprioritaskan, misalnya tersedia pampers dan susu formula

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Endang Achadiat mengatakan, korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 792 jiwa.

Dan ada kelompok yang memerlukan perhatian khusus yaitu, kelompok balita yang jumlahnya mencapai 66 jiwa, usia Taman Kanak-Kanak (TK) 20 jiwa, usia Sekolah Dasar (SD) 50 jiwa dan usia SMP serta SMA berjumla 34 jiwa.

Kebakaran di Jakarta Renggut 13 Korban Jiwa

"Semuanya rentan mengalami stres, makanya akan saya koordinasikan dengan psikolog. Kemudian kebutuhan mereka juga harus diprioritaskan, misalnya tersedia pampers dan susu formula," ujar Endang, Senin (28/9).

Menurut Endang, jumlah kelompok rentan tersebut masih ada kemungkinan bertambah. Karena hingga kini pendataan masih terus berlangsung.

"Tapi harapan saya malah semakin berkurang, karena kondisi di tenda tidak memungkinkan untuk mereka hidup layak. Harusnya mereka itu tinggal di rumah saudaranya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati