You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkot Jaktim Bakal Tata 44 RW Kumuh
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Bakal Tata 44 RW Kumuh

Sebanyak 44 Rukun Warga (RW) yang termasuk kategori kumuh akan ditata Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur, melalui Program Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KP).

Sesuai dengan SK Wali Kota Jaktim nomor 49 tahun 2014 tanggal 10 Februari 2014, lokasi-lokasi tersebut dikategorikan kumuh

Kepala Urusan Program Peningkatan Kualitas Pemukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) wilayah Jakarta Timur, Fery Setiawan mengatakan, dari 290 RW yang tersebar di 65 Kelurahan di Jakarta Timur, pihaknya akan memfokuskan penataan pada lokasi 44 RW.

"Sesuai dengan SK Wali Kota Jakarta Timur Nomor 49 Tahun 2014 tanggal 10 Februari 2014, lokasi-lokasi tersebut dikategorikan kumuh," ujar Fery, Selasa (29/9).

2019, Jakarta Utara Targetkan Bebas RW Kumuh

Ke-44 RW yang akan ditata tersebut diantaranya, RW 01 Klender, RW 03, 07 dan RW 08 Kampung Melayu serta RW 06 Rawa Terate. Masing-masing dikategorikan bervariasi mulai dari kumuh sangat ringan hingga kumuh berat.

"Kita akan bangun kesadaran dari masyarakat untuk membangun pola hidup bersih dan sehat. Sebagai sinergisitas kita berharap Pemkot Administrasi Jakarta Timur berperan sebagai nakhoda," ucap Fery.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Syofian Taher mengatakan, persoalan yang selama ini dihadapi pelaksanaan P2KP di satu wilayah adalah permasalahan kordinasi. Oleh karena itu, dirinya akan meminta lurah di lokasi program untuk bisa bersinergi melakukan penataan.

Selain peran serta lurah, kata Syofian, dia juga akan mengkordinasikan penataan kawasan kumuh dengan stake holder terkait, diantaranya Sudin Perumahan, PU Tata Air dan PT Aetra.

"Seperti pengadaan air bersih akan kita kordinasikan dengan Aetra selaku operator. Selain itu, Sudin Perumahan serta Tata Air juga akan kita sinergikan programnya dalam rangka mengentaskan pemukiman kumuh," tandas Syofian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1376 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye808 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye749 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye744 personTiyo Surya Sakti
close