You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Respon Aduan Qlue, Pemkot Jakut Bentuk Tim Khusus
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Respon Aduan Qlue, Pemkot Jakut Bentuk Tim Khusus

Untuk merespon dengan cepat setiap laporan warga melalui aplkasi Qlue, Pemerintah Kata (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara, membentuk tim khusus.

Tugas kami melayani warga, kalau warga tak ada laporan berarti kinerja sudah boleh dikatakan baik

Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, pembentukan tim khusus tersebut bukan karena ada laporan warga yang tidak direspon. "Tapi, sebagai salah upaya kami untuk lebih dengan cepat merespon dan merealisasikan  berbagai aduan masyarakat,  baik itu dari media sosial, laporan langsung serta laporan melalui surat," ujar Rustam Effendi, Kamis (15/10).

Keberadaan tim khusus tersebut, jelas Rustam, sentralnya berada di bagian Pemerintahan Pemerintah Kota Jakarta Utara yang bertugas untuk monitoring Qlue.

Basuki Promosi Qlue ke Mahasiswa Asing

Aduan warga melalui surat serta media sosial, lanjut Rustam, kemudian direkam dan segera ditindaklanjuti langsung dengan melakukan koordinasi bersama pimpinan wilayah masing-masing, mulai dari lurah, camat, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan unit kerja perangkat daerah (UKPD).

Rustam berharap, dengan dibentuknya tim khusus ini, segala masalah mulai dari soal sampah, saluran air, jalan, taman, lampu penerangan jalan umum (PJU), lalu lintas dan lain sebagainya, dapat segera diatasi hingga tak ada yang tertunda.

"Tugas kami melayani warga, kalau warga tak ada laporan berarti kinerja sudah boleh dikatakan baik, karena harapan dan keinginan warga terpenuhi," tandas Rustam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye946 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye928 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye845 personBudhi Firmansyah Surapati