You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
448 Warga Jakbar Terjangkit DBD
photo Doc - Beritajakarta.id

448 Warga Jakbar Terjangkit DBD

Mulai Januari hingga awal Oktober 2015, sebanyak 448 warga di Jakarta Barat terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk itu, warga diminta waspada penyebaran nyamuk aedes aegypti.

Kasus DBD di Jakarta Barat, sejak Januari hingga 8 Oktober 2015, tercatat 448 kasus yang tersebar di delapan kecamatan

Kasus DBD di Jakarta Barat, sejak Januari hingga 8 Oktober 2015, tercatat 448 kasus yang tersebar di delapan kecamatan,” ujar Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Dewi Satiasari, Jumat (16/10).

Dikatakan Dewi, kasus DBD di Jakarta Barat tahun ini cenderung mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama. “Tapi, masyarakat tetap harus mewaspadainya dengan terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” katanya.

Oktober, Kebayoran Lama Nihil DBD

Wilayah tertinggi penyakit DBD terjadi di Kecamatan Kalideres dengan 123 kasus dan  terendah Kecamatan Grogol Petamburan sebanyak 22 kasus.

Pihaknya, tambah Dewi, terus mengajak masyarakat untuk melakukan PSN setiap Jumat di semua tatanan. Tidak hanya di lingkungan pemukiman atau rumah tangga, namun juga di lingkungan sekolah dan perkantoran.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi di masyarakat tentang DBD dan pencegahan serta  memberdayakan jumantik termasuk jumantik cilik dan kerja sama lintas sektor,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1736 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1101 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1089 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye905 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye901 personFakhrizal Fakhri