You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Petugas Kebersihan Siaga di Sekitar Istana Negara
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

50 Petugas Kebersihan Siaga di Sekitar Istana Negara

Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat menempatkan 50 petugas kebersihan di sekitar Istana Negara, Jalan Merdeka Utara. Hal ini sebagai antisipasi timbulnya sampah dari peserta unjuk rasa, yang rencananya akan melakukan aksi pada siang ini.

Saat ini masih tugas di wilayah masing-masing. Namun saat situasi sudah mulai ramai, langsung kita geser ke lokasi untuk melakukan pembersihan sampah

"Saat ini masih tugas di wilayah masing-masing. Namun saat situasi sudah mulai ramai, langsung kita geser ke lokasi untuk melakukan pembersihan sampah," ujar Risart Seristian, Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan, Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Menurut Risart, pihaknya memperkirakan sampah yang ditimbulkan dari aksi unjuk rasa cukup banyak. Sehingga dua truk pengangkut sampah juga disiagakan disekitar lokasi.

Djarot Prediksi Demo 20 Oktober Tak Besar

"Kita tempatkan dua truk pengangkut sampah. Selain itu ada empat unit mobil bak satgas kebersihan yang membantu pengangkutan," tuturnya.

Meskipun begitu, Risart berharap agar peserta unjuk rasa bisa menjaga kebersihan. Sampah harus dibuang pada tempat penampungan yang banyak disediakan.

"Semoga pengunjuk rasa lebih memperhatikan kebersihan dan membuang sampah ditempat sampah yang sudah tersedia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati